إِتَّبِــــــعْ طَــــــرِيْقَ الْهُــــدَى * وَلَا يَضُرُّكَ قِلَّةُ السَّالِكِيْنَ * وَإِيَّاكَ وَطَرِيْقَ الضَّلَالَةِ * وَلَا تَغْتَرَّ بِكَثْرَةِ الْهَالِكِيْنَ Bersungguh-sungguhlah dalam mengikuti Baginda Nabi Muhammad SAW, walaupun sedikit orang yang mengamalkannya. Jauhilah segala kemungkaran, dan jangan terbujuk dengan banyaknya orang yang melakukannya.

Senin, 10 September 2012

MUTIARA HIKMAH 3 Rangkuman AL-HABIB ABU MAHDI MURTADHO BIN ABDULLAH ALKAFF


(BULETIN KETIGA )
TUJUH RANGKUMAN RINGKAS DARI BERBAGAI MACAM KITAB AHLUSSUNNAH WALJAMA'AH.
بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهُ
FAIDAH PERTAMA
(1)
Nasehat baginda Nabi Muhammad SAW yang sangat berbobot demi keselamatan dunia akherat. Jika kita tidak melakukannya maka kita akan menyesal.
*******
Baginda Rasulullah SAW bersabda:
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَفِرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ
Diriwayatkan oleh sahabat Abdullah Ibnu Abbas RA bahwa Baginda Rasulullah SAW bersabda;
Manfaatkanlah lima perkara sebelum kamu kedatangan lima perkara (demi untuk meraih keselamatan dunia akherat).
Pertama, manfaatkanlah mudamu (diantaranya untuk belajar , berbijaksana, mencari teman sholeh) sebelum kamu menjadi tua (karena tak mampu untuk melaksanakannya).
Kedua, manfaatkanlah sehatmu (demi ridlo Allah SWT) sebelum kamu sakit (agar dimaklumi dan tidak menyesal atas kekurangannya disaat  sakit).
Ketiga, manfaatkanlah kekayaanmu (di jalan Allah SWT diantaranya  memenuhi kewajibanmu dan berbijaksana terutama kepada kerabat dekat)  sebelum kamu miskin.
Keempat, manfaatkanlah kekosonganmu ( diantaranya dengan tafakkur demi keselamatan akheratmu, silaturrohim kepada para ulama' sholihin dan kerabat dekatmu) sebelum  disibukkan oleh berbagai macam urusan .
Kelima, manfaatkanlah kehidupanmu (demi meraih keridloan Allah SWT) sebelum kamu meninggal dunia.
(Hadis diriwayatkan oleh sahabat Abdullah bin Abbas RA)
*******
Sungguh sangat beruntung bagi seorang hamba yang diberi taufiq dan hidayah untuk bisa mengamalkannya.
FAIDAH KEDUA
(2)
Keutamaan memakai miswak dalam sholat bagi laki-laki maupun perempuan.
*******
Baginda Rasulullah SAW bersabda:
رَكْعَتَانِ بِسِوَاكٍ أَفْضَلُ مِنْ سَبْعِيْنَ رَكْعَةٍ بِغَيْرِ سِوَاكٍ
Sholat dua roka'at  memakai miswak  lebih utama pahalanya dari pada tuju puluh roka'at tanpa memakai miswak.
(Hadis diriwayatkan oleh Sahabat Abu Hurairah RA)
*******
Jika tidak mempunyai miswak untuk sementara boleh menggunakan kain sebagai gantinya tanpa mengurangi keutamaannya.
FAIDAH KETIGA
(3)
Keutamaan memakai imamah/udeng-udeng dalam sholat bagi laki-laki.
رَكْعَتَانِ بِعِمَامَةٍ أَفْضَلُ مِنْ سَبْعِيْنَ رَكْعَةٍ بِغَيْرِ عِمَامَةٍ.
Sholat dua roka'at  bagi laki-laki memakai imamah/udeng-udeng   lebih utama pahalanya dari pada tuju puluh roka'at tanpa memakai imamah.
(hadis diriwayatkan oleh sahabat Jabir RA)
*******
Memakai imamah sebisanya, tanpa mengurangi keutamaannya.
FAIDAH KEEMPAT
(4)
Sayyidina Al-Imam Muhammad Al-Ghozali berkata dalam kitab Ihya' Ulumiddin;
 فَاعْلَمْ أَنَّ كُلَّ مَا يُشْغِلُكَ عَنْ فَهْمِ مَعَانِيْ قِرَاءَتِكَ فَهُوَ وِسْوَاسٌ.
Perlu diketahui pemikiran apa saja yang menyibukanmu dalam sholat dari pada menghayati arti bacaan sholat adalah wiswas/bisikan syetan walaupun kelihatannya terpuji.
*******
Belajar  untuk  mengetahui arti bacaan dalam sholat hukumnya wajib, walaupun sulit tapi kita harus berusaha semaksimal mungkin agar dimaklumi oleh Allah SWT.  

عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ :« الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ ، وَالْعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وَتَمَنَّى عَلَى اللَّهِ »
Sesungguh
والمرأ أن يعتقد شيئا فليس كما يظنـه لم يخب والله يعطيـه
"Sesungguhnya tidak ada seseorang yang beri'tiqad (meyakini keutamaan) siapa saja, dan sesungguhnya dia tidak memiliki keistimewaan yang dia sangka, akan tetapi Allah SWT akan memberinya sesuai dengan yang disangka dengan sepenuhnya"
(Kitab Kaifiyyatul Wushul Liru'yati Sayyidinar Rasul Lil-Habib Hasan bin Muhammad Syadad bin Umar Ba Umar hal 9)

عن عمر رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال لجبريل عليه السلام  صف لي حسنات عمر فقال لو كانت البحار مدادا والشجر اقلاما لما حصرتها فقال صف لي حسنات ابو بكر فقال عمر حسنة من حسنات ابي بكر
Bahwa Sesungguhnya Baginda nabi bersabda kepada malaikat jibril as beritaukanlah kepadaku tentang kebijakan-kebijakan atau amalan-amalan baik umar (yang diterima Allah SWT) malaikat Jibril menjawab jikalau lautan adalah tinta dan seluruh pohon (yang ada di bumi) adalah pena tentu aku tidak bisa menghitungnya beritahukanlah kepadaku tentang kebijakan-kebijakan Abu Bakar Sidiq, malaikat Jibril menjawab sesungguhnya seluruh kebijakan-kebijakan Umar adalah baru satu dibanding dari  Abu Bakar. (Dinukil dari syarah Annashoihul ibad karangan Al-Imam Nawawi hal: 4)

عن حزام بن حكيم بن حزام : عن أبيه عن النبي صلى الله عليه و سلم قال : إنكم قد أصبحتم في زمان كثير فقهاؤه قليل خطباؤه كثير معطوة قليل سؤاله العمل فيه خير من العلم وسيأتي زمان قليل فقهاؤه كثير خطباؤه كثير سؤاله قليل معطوه العلم فيه خير من العمل
إِذَا سَاءَ فِعْلُ الْمَرءِ سَاءَتْ ظُنُونُهُ  *  وَصَدَّقَ مَا يَعْتَادُهُ مِنْ تَوَهُّم
Apabila seseorang  jelek prilakunya, maka dia akan selalu berprasangka jelek kepada orang lain, dan menganggap benar prasangkanya tersebut




والملائكة مقربون من الله عز وجل والذي يقتدي بهم ويتشبه باخلاقهم يقرب من الله عز وجل كقربهم فان الشبيه من القريب قريب وليس القريب ثم بالمكان بل بالصفات   
Para Malaikat adalah dekat dari Allah SWT, dan orang yang mengikuti mereka menyerupai akhlak-akhlaknya juga dekat dari Allah SWT, sebagaimana dekatnya para malaikat dari Allah SWT, sesungguhnya orang yang menyerupai kepada yang dekat maka dekat juga. Buka berarti dekat disana dengan tempat, tetapi kedekatan dengan sifat-sifatnya.
رب معصية أورثت ذلاً وانكساراً خير من طاعة أورثت عزًّا واستكباراً
         Yang artinya kurang lebih :
Bahwa sesungguhnya orang yang merendahkan dirinya karena pernah berdosa, adalah lebih baik dari pada orang yang merasa mulia dan bangga atas amalan ibadahnya


وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ   [العنكبوت: 69]

طه (1) مَا أَنزلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَى (2) إِلا تَذْكِرَةً لِمَنْ يَخْشَى (3)  [طه 1 ,2 ,3]

إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ - [  التوبة 111 ]





يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِي مِنْ عَذَابِ يَوْمِئِذٍ بِبَنِيهِ (11) وَصَاحِبَتِهِ وَأَخِيهِ (12) وَفَصِيلَتِهِ الَّتِي تُؤْويهِ (13) وَمَن فِي الأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ يُنجِيهِ
Surat almaarij 11-14
افحسبتم انما خاقناكم عبثا وانكم الينا لا ترجعون
(المؤمنون 115)
واذا سألك عبادي فإني قريب أجيب دعوة الداعي اذا دعاني فليستجبوا لي وليؤمنوا بي لعلهم يرشدون
(البقرة 186)

ولا تستوي الحسنة ولا السيئات ادفع بالتي هي أحسن فاذا الذي بينك وبينه عداوة كأنه ولي حميم وما يلقاها الا الذين ضربوا وما يلقاها الا ذو حظ عظيم
(فصلت 34-35)
Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan . tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia akan permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar.


سحقا لمن أكل رزقي وعبد غيري


اذا صلى احدكم فليأتزر وليرتد
قال المحققون من العارفين رضي الله عنهم:
من لم يجد الشيخ المرشد الكامل فعليه بالصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم فإنها له كالمرشد الكامل
( كتاب الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم للشيخ عبد الله سراج الدين ص 111 )
Para Ulama Muhaqqiqin  mengatakan;
Sesungguhnya orang yang tidak menemukan Seorang Syeikh Mursyid Yang Kamil (sempurna), maka baginya hendaklah memperbanyaki sholawat kepada Baginda Rasulullah SAW, karena hal itu bisa menjadi penuntun baginya menuju keridloan Allah SWT (seperti kedudukan Syeikh Mursyid yang Kamil).
(Kitab Ash-Sholaatu 'Alan Nabiyy SAW, Lis- Syaikh Abdullah Sirajuddin hal 111 ).


شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ وَالْمَلائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ *  إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الإسْلامُ * قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ * تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ *
"Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia. Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu  (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia. Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana * Sesungguhnya agama yang diridloi di Sisi Allah SWT hanyalah Islam * Katakanlah; "Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan. Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu * Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkanyang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab *

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...